Pendidikan Berbasis Kurikulum Merdeka Bagi Sekolah

Memperoleh Pendidikan yang pantas yakni hal yang senantiasa di inginkan oleh tiap orang. Untuk Mendukung hidup di masa depan yang lebh bagus karenanya tiap orang di wajibkan mempunyai pengetahuan yang luas dengan dasar Pendidikan yang pantas dan bermutu. Untuk itu adanya kurikulum merdeka memberikan salah satu solusi bagi mereka yang berharap menerima pendidikan dengan bagus.

Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2023-2024 sudah digunakan sebanyak 140 ribu sekolah di tanah air. Setidaknya hal itu disuarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam keterangannya, baru-baru ini. Memang tak tiap sekolah diharuskan mengaplikasikan kurikulum Merdeka. Ini bertumpu dari kesiapan dan keadaan sekolah.

Direktorat Jenderal Guru dan Kekuatan Kependidikan (Ditjen GTK) menerangkan bahwa Kurikulum Merdeka yaitu kurikulum dengan pelajaran yang pelbagai di mana konten akan lebih maksimal supaya peserta ajar mempunyai cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Guru mempunyai keleluasaan untuk memilih beraneka perangkat didik sehingga pelajaran bisa disesuaikan dengan keperluan belajar dan ketertarikan peserta ajar. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim sempat menyuarakan kelebihan maupun profit Kurikulum Merdeka bagi sekolah dan siswa.

Baca Juga: Perguruan Tinggi Kedinasan dan Ikatan Dinas yang Diminati Dunia Kerja

Menurutnya, Kurikulum Merdeka memberikan otonomi dan kemerdekaan bagi siswa dan sekolah. “Di dalam program SMA kini tak ada lagi program peminatan untuk yang mempunyai Kurikulum Merdeka. Ya tak ada lagi jurusan, kejuruan atau peminatan,” kata Nadiem pada Februari 2022 lalu.

Diceritakan, siswa dapat bebas memilih mata pembelajaran yang diminatinya di dua tahun terakhir ketika SMA dan tak lagi akan diklasifikasikan dalam golongan jurusan IPA, IPS, atau Bahasa. “Ini salah satu keputusan atau choice atau pemilihan yang dapat dikasih kemerdekaan bagi si kecil-si kecil kita yang telah mulai masuk dalam usia dewasa untuk dapat memilih,” sebutnya. Kurikulum Merdeka, lanjut ia, bisa mulai dipakai di tahun ajaran 2022/2023.

Tapi, sekolah juga tak akan dipaksakan untuk mencontoh kurikulum itu, tapi diberikan kebebasan untuk memilih kurikulum yang layak kesiapannya. Berdasarkan Nadiem, konsep Kurikulum Merdeka juga telah banyak digunakan di negara-negara maju.

Khusus tahapan SMA, penggunaan Kurikulum Merdeka ditandai dengan tak adanya lagi penjurusan IPA, IPS atau Bahasa.
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, tak ada penjurusan di tahapan SMA. Siswa akan memilih mata pembelajaran golongan opsi di kelas XI dan XII layak ketertarikan dan bakatnya dengan tutorial guru Nasihat Konseling.

Di Kelas X, juga akan digunakan uni inkuiri. Unit inkuiri yaitu aktivitas pelajaran yang memfasilitasi peserta ajar ackack.net untuk mengindentifikasi dan mengatasi problem yang ada di lingkungan sekitar, dari sudut pandang beraneka mata pembelajaran pada golongan mata pembelajaran IPA dan IPS dengan memakai cara inkuiri. Soal sempurna jam pembelajaran (JP) per minggunya, itu dialokasikan 42-47 JP termasuk mata pembelajaran opsi. Jatah mata pembelajaran opsi terdiri dari 20-25 JP.

Mata pembelajaran dari golongan MIPA, IPS dan Bahasa dan Kultur mempunyai jatah masing-masing 5 JP, mata pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan 2 JP dan optimal 5 JP untuk mata pembelajaran Vokasi. Peserta ajar memilih 4-5 mata pembelajaran dari minimal dua golongan mata pembelajaran opsi (optimal mata pembelajaran opsi yang diambil dari satu golongan mata pembelajaran opsi yaitu 3 mata pembelajaran.

Manfaat Kurikulum Merdeka

  • Memberikan kebebasan bagi para siswa untuk berekspresi
  • Memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkat bakat dan minatnya
  • Melatih percaya diri dengan cara tertentu sehingga akan memiliki sikap kepemimpinan yang baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.